<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syallom Property &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://syallom.com/property/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syallom.com/property</link>
	<description>Just another Syallom.com Blogs weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Feb 2010 12:18:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menanti Kota Metro</title>
		<link>http://syallom.com/property/2010/02/08/menanti-kota-metro/</link>
		<comments>http://syallom.com/property/2010/02/08/menanti-kota-metro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syallom.com/property/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[
Kalau di ibukota, pengembangan kota diberi julukan Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi). Sulawesi Selatan tak mau ketinggalan mengembangkan konsep Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa dan Takalar).
Empat wilayah ini sepakat untuk mengadakan kerjasama demi mewujudkan kepentingan bersama yaitu meningkatkan dan mendukung potensi dari tiap kabupaten/kota, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang ada. Wilayah ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Kalau di ibukota, pengembangan kota diberi julukan Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi). Sulawesi Selatan tak mau ketinggalan mengembangkan konsep Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa dan Takalar).</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Empat wilayah ini sepakat untuk mengadakan kerjasama demi mewujudkan kepentingan bersama yaitu meningkatkan dan mendukung potensi dari tiap kabupaten/kota, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang ada. Wilayah ini juga diharapkan dapat menjadi wilayah timur Indonesia yang terkemuka dan nyaman untuk ditinggali pada 2020.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Gubernur Sulsel HM Amin Syam kepada wartawan usai membuka gerai baru Hypermart Panakkukang, Rabu 12 Oktober, mengatakan, konsep Mamminasata tak hanya memberikan keuntungan berupa pengembangan kota, tapi juga mengundang kerugian.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify"><span id="more-11"></span>Mamminasata ini, kata dia, akan memberikan keuntungan bagi pengembangan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Sulawesi Selatan. Sebab, akan membuka lapangan kerja yang cukup banyak serta daerah-daerah yang semula terisolir akan terbuka. Selain itu, Makassar dan sekitarnya akan menjadi pusat perdagangan baru, sekalipun ada untung dan kerugian.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">“Untungnya..akan membuka lapangan kerja. Tapi dari sisi ruginya, akan mengundang urbanisasi dari daerah-daerah lain,”ujar gubernur.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Konsep ini merupakan hasil kerjasama Pemprov Sulsel dengan Japan International Coorporation Agency (JICA). Namun, hingga kini konsep konkret mengenai Mamminasata itu masih disusun JICA.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">“Konsepnya baru disusun oleh JICA, tapi pada dasarnya konsep itu berupa pengembangan khusus. Itu juga sudah ada Perdanya, jadi dalam bentuk tata ruang kota Makassar dan sekitarnya,” ujar gubernur.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Gubernur menjelaskan, konsep Mamminasata tersebut akan melaksanakan pembangunan di empat kota secara bersinergi dalam batas kondisi sesuai rupa daerah masing-masing.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Dalam pengembangan kota tersebut, lanjut gubernur, pemerintah daerah sebagai regulator RTH dan dalam pengembangannya melibatkan masyarakat, investor, serta pihak swasta.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Lebih lanjut gubernur mengemukakan, pengembangan Mamminasata tersebut meliputi berbagai sektor pembangunan.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Di antaranya, sarana dan prasarana transportasi, seperti kereta api atau dimungkinkan monorel di masa mendatang.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">Sumber : Harian Fajar, 13 Oktober 2005</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syallom.com/property/2010/02/08/menanti-kota-metro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Moncongloe Jadi Kawasan Pemukiman</title>
		<link>http://syallom.com/property/2010/02/08/moncongloe-jadi-kawasan-pemukiman/</link>
		<comments>http://syallom.com/property/2010/02/08/moncongloe-jadi-kawasan-pemukiman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syallom.com/property/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[
Dirancang Maros Masadepan
Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Maros telah menyiapkan beberapa kecamatan untuk dijadikan kawasan perumahan.
Menurut Kepala Sub Dinas Perencanaan dan Tata Ruang Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Nur Asrin Syamsuddin, persiapan infrastruktur wilayah permukiman itu terkait dengan rencana Maros masuk dalam wilayah Mamminasata.
Mamminasata meliputi wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar. Mamminasata merupakan kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify"><strong>Dirancang Maros Masadepan</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Maros telah menyiapkan beberapa kecamatan untuk dijadikan kawasan perumahan.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Menurut Kepala Sub Dinas Perencanaan dan Tata Ruang Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Nur Asrin Syamsuddin, persiapan infrastruktur wilayah permukiman itu terkait dengan rencana Maros masuk dalam wilayah Mamminasata.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Mamminasata meliputi wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar. Mamminasata merupakan kota raya yang saling terkait. satu dengan lainnya.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Menurut Asrin, wilayah permukiman baru di Maros meliputi, kecamatan Moncongloe, Tanralili dan Mandai. Daerah ini ditawarkan kepada pengembang untuk membangun perumahan.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify"><span id="more-7"></span>Daerah ini, jelasnya, akan menjadi wilayah permukiman baru dan menjadi kota masa depan Maros. Masing-masing wilayah kecamatan jelasnya akan dikembangkan berdasarkan peruntukkannya, sesuai dengan perencanaan tata ruang dan tata bangunan.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Pemerintah setempat, juga, katanya, telah menyiapkan kawasan industri yang disebut Kawasan Industri Maros (Kimas) di lingkungan Patte’ne, Desa Temapaduae, Kecamatan Maros Baru.</p>
<p style="text-indent: 0.25in;margin-bottom: 0in" align="justify">Daerah ini tidak jauh dari Kawasan Industri Makassar (Kima) dan dekat dengan jalan tol Ir. Sutami.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">Sumber : Tribun Timur, 18 Desember 2006</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify"><span style="font-size: large"><strong>Komentar </strong></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><strong>Ilham Arif Sirajuddin, </strong>Walikota Makassar</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">“Sejumlah program pendukung perlu dipersiapkan Makassar untuk pengembangan Mamminasata. Diantaranya bagaimana membudidayakan tertib kendaraan berlalu lintas untuk angkutan umum, budaya bersih masyarakat untuk mendukung lingkungan serta penghijauan kota.”<strong> </strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><strong>Ibrahim Rewa</strong>, Bupati Takalar</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">“Pemanfaatan sumber daya lokal, seperti pertanian patut mendapat tempat di Takalar untuk pengembangan kota Mamminasata ke depan. Selain itu, Takalar yang mempunyai wilayah pantai merupakan potensi yang perlu dikembangkan untuk wisata laut.”</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><strong>HA Nadjamuddin Aminullah, </strong>Bupati Maros</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">“Mendukung konsep Mamminasata, saya perintahkan kepada Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Maros dan dinas terkait, untuk segera membuat perencanaan program pembangunan untuk perumahan di Kecamatan Moncongloe dan pergudangan di Kecamatan Marusu”.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><strong>Ichsan Yasin Limpo, </strong>Bupati Gowa</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">“Gowa siap mengembangkan kota sebagai penyangga Makassar. Di daerah ini banyak yang bisa mendukung konsep Mamminasata, di antaranya wisata peninggalan sejarah, seperti makam raja-raja Gowa. Ini merupakan objek wisata yang dapat dikembangkan secara lebih terpadu. Belum lagi sektor agro industri sesuai potensi daerah”.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
<p style="margin-bottom: 0in" align="center">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syallom.com/property/2010/02/08/moncongloe-jadi-kawasan-pemukiman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa dan Bagaimana Daerah KEKI</title>
		<link>http://syallom.com/property/2010/02/08/apa-dan-bagaimana-daerah-keki/</link>
		<comments>http://syallom.com/property/2010/02/08/apa-dan-bagaimana-daerah-keki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syallom.com/property/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk menjadi daerah yang berstatus Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) pemerintah daerah diharuskan oleh pusat untuk memiliki komitmen untuk melaksanakan pengelolaan KEKI dan rencana tata ruang yang layak menurut analisis dampak lingkungan.
Selain itu, posisinya harus strategis, memiliki industri pendukung, ketersediaan tenaga kerja, dukungan infrastruktur dan pengembangan, dan memiliki batas yang jelas baik alam maupun buatan.
Syarat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Untuk menjadi daerah yang berstatus Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) pemerintah daerah diharuskan oleh pusat untuk memiliki komitmen untuk melaksanakan pengelolaan KEKI dan rencana tata ruang yang layak menurut analisis dampak lingkungan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Selain itu, posisinya harus strategis, memiliki industri pendukung, ketersediaan tenaga kerja, dukungan infrastruktur dan pengembangan, dan memiliki batas yang jelas baik alam maupun buatan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Syarat utama lainnya yakni memiliki lahan dengan luas  minimal 500 hektar dengan status yang jelas berbentuk dataran.<span id="more-5"></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Investor yang masuk KEKI akan mendapatkan fasilitas kepabeanan, pajak, perizinan, imigrasi, dan tenaga kerja. Seperti di bidang keringanan perpajakan tidak perlu menggunakan prosedur restitusi.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in" align="right">Sumber : Tribun Timur, 18 Desember 2006</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syallom.com/property/2010/02/08/apa-dan-bagaimana-daerah-keki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mamminasata Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus</title>
		<link>http://syallom.com/property/2010/02/08/mamminasata-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus/</link>
		<comments>http://syallom.com/property/2010/02/08/mamminasata-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syallom.com/property/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[
Kawasan Maros, Sungguminasa, Takalar (Mamminasata) diidentifikasi oleh pemerintah layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) bersama 20 daerah lainnya.
Daerah yang dimaksud yakni Mebidang (Medan), Duri-Dumai, Batam-Tanjung Pinang, Bojonegara-Merak-Cilegon, Gerbang Kertosusila (Surabaya), Pontianak, Manado-Bitung, Mamminasata (Makassar), Kalimantan Timur, Ternate-Tidore-Sidangoli-Sofifi-Weda (Morotai), Sorong dan Banda Aceh Sabang.
Menteri Perindustrian Fahmi Idris di Jakarta, akhir pekan lalu mengatakan, pemerintah akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Kawasan Maros, Sungguminasa, Takalar (Mamminasata) diidentifikasi oleh pemerintah layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) bersama 20 daerah lainnya.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Daerah yang dimaksud yakni Mebidang (Medan), Duri-Dumai, Batam-Tanjung Pinang, Bojonegara-Merak-Cilegon, Gerbang Kertosusila (Surabaya), Pontianak, Manado-Bitung, Mamminasata (Makassar), Kalimantan Timur, Ternate-Tidore-Sidangoli-Sofifi-Weda (Morotai), Sorong dan Banda Aceh Sabang.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Menteri Perindustrian Fahmi Idris di Jakarta, akhir pekan lalu mengatakan, pemerintah akan mengidentifikasi kemampuan daerah itu dalam memenuhi kriteria untuk menjadi KEKI .</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">“Namun syarat yang paling penting adalah tersedianya lahan dengan luas minimal 500 hektar dengan status yang jelas dan berbentuk dataran, “kata Fahmi dalam seminar KEKI yang diselenggarakan REI.</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="justify">Kawasan Industri</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Lahan seluas 500 hektar dimaksud berupa kawasan industri. “Draft undang-undang mengenai KEKI telah diajukan kepada DPR-RI untuk dimintakan persetujuannya,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kesempatan yang sama.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Menurut Mari, melalui KEKI ibaratnya investor langsung masuk ke kawasan untuk menjalankan usahanya. Kawasan industri Makassar luasnya baru 200 hektar.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Investor yang masuk KEKI akan mendapatkan fasilitas kepabeanan, pajak, perizinan, imigrasi, dan tenaga kerja. Seperti di bidang keringanan perpajakan tidak perlu menggunakan prosedur restitusi.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify"><span id="more-3"></span>“Investor yang masuk KEKI akan diberi kemudahan, izin-izin cukup dilengkapi di belakang, sehingga tidak menempuh banyak meja. Saya lebih suka menggunakan istilah <em>one stop services </em>ketimbang <em>one roof services</em>,”ujarnya.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Dalam pelaksanaan KEKI akan ada bagian keluhan (complaint desk) untuk menangani calon investor yang merasa pelayanan yang diberikan tidak seperti yang dijanjikan.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Menyangkut kawasan industri yang menjadi KEKI dimungkinkan untuk mendapatkan bea masuk tetapi tetap harus melalui proses pemeriksaan apabila tidak memiliki akses pelabuhan sendiri serta lokasi kawasan harus dipagari.</p>
<p style="text-indent: 0.5in;margin-bottom: 0in" align="justify">Masing-masing KEKI nantinya akan ditangani badan otorita khusus seperti halnya Batam, tetapi tetap di bawah kendali pusat agar tidak bernasib seperti Sabang yang terlanjur tidak terkontrol.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syallom.com/property/2010/02/08/mamminasata-bakal-jadi-kawasan-ekonomi-khusus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://syallom.com/property/2010/02/08/hello-world/</link>
		<comments>http://syallom.com/property/2010/02/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>property</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to Syallom.com Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://syallom.com/">Syallom.com Blogs</a>. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syallom.com/property/2010/02/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

